Sintesis

 Saat kaki melangkah ke tujuan

Sebuah bayang menembus

menguliti jantung

kemudian mengengam dengan erat

bagai ikatan persaudaraan

namun rupamu beda

rupamu gelap dan mengisi kekosongan 

secara kasar kau mengunci pintu keluar

bagai labirin tak berujung

kau memberiku kepasrahan dan tuntutan

di waktu yang sama 

bendera kemenangan dan darah bersahutan

pengorbananku sia sia, itu katamu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepertinya Mendung

Im think or not

Prepentual Magus